Siapa yang tak
kenal dengan Sir Isaac Newton?
Ia adalah seorang ilmuwan terbesar sepanjang
abad. Ia adalah seorang ahli matematika, fisika, astronomi, filsafat,
pengarang, guru besar, pengawas percetakan uang logam, anggota parlemen,
Presiden Royal Society, mendapat gelar bangsawan, namun Newton tidak beristri.
Newton lahir di
Woolsthorpe pada tahun 1643. Masa kecilnya sangat menyedihkan. Ia lahir belum
pada waktunya. Dan ayahnya meninggal
sebelum ia lahir. Pada umur 12 tahun, Newton masuk King’s School di
Grantham. Di sekolah ia sering diejek
teman-temannya karena bodoh, pendiam, pemalu, pelamun dan mudah tersinggung.
Pada suatu hari ia diejek dan dipukul temannya yang lebih besar. Karena sangat
marah, Newton ingin memperlihatkan dia yang sebenarnya. Kemudian ia belajar
dengan giat sampai jadi juara kelas. Sejak saat itu teman-temannya tidak berani
menganggunya lagi.
Pada umur 18 tahun,
ia masuk Univesitas Cambridge. Disini ia tidak menjadi mahsiswa yang menonjol,
bahkan ia pernah tidak lulus mata kuliah geometri. Namun ia gemar membaca
buku-buku matematika, fisika, astronomi, filsafat dan Alkitab. Pada umur 22
tahun Newton dapat menyelesaikan kuliahnya dan berhasil mencapai gelar sarjana
muda.
Menurut Voltaire,
ahli filsafat Prancis, suatu hari Newton berjalan-jalan di kebun apel sambil
berfikir mengapa bulan mengelilingi bumi. Kemudian ia beristirahat dibawah
pohon apel dan melihat buah apel jatuh dari pohon. Newton heran dan bertanya
dalam hati “Mengapa buah itu jatuh kebawah? Mengapa tidak keatas atau
kesamping?” ia berfikir dan berhasil menemukan jawabannya. Apel jatuh kebawah
karena ditarik oleh gaya gravitasi. Setiap benda seperti bumi, matahari,
bintang, bulan, dan planet memiliki gaya gravitasi.
@khabib_asrori