Siapa yang tak
kenal dengan rokok. Benda kecil yang dibakar lalu dihisap itu setiap tahun
semakin bertambah jumlahnya men. Artinya dalam 1 tahun terus terjadi yang
namanya perokok pemula. Dan yang pasti perokok pemula itu umurnya masih remaja
men.
Terus terang rokok
itu sudah mendunia banget men. Bukan hanya di Indonesia aja yang ada. Tapi
diluar negeri pun juga ada yang namanya rokok. Terus yang mau gua tanyain itu,
siapa penemu rokok itu men? Ada yang tau? Orang seperti Albert Einsten yang
jenius pun tidak pernah tercatat sebagai penemu benda yang katanya bisa
ngilangin stress itu men. Apalagi elu men yang kerjaannya bukain blog gua.
Wkwkwkwk.
Rokok itu sekarang
jumlahnya udah nggak karuan men. Banyak banget. Mungkin setara dengan jumlah
kota di Indonesia. Terus dulu itu di bungkus rokok ada tulisan “Merokok dapat
menyebabkan kanker, dompet tipis, blablabla”. Tapi sekarang diganti dengan
“Merokok membunuhmu”. Mungkin bagi mereka yang merokok itu cuma sebuah puisi
indah untuk mempercantik bungkus rokok. Jadi nggak salah kalo jumlah perokok
aktif di Indonesia masih banyak. Apa mungkin cara yang ampuh untuk mengurangi
jumlah perokok itu pada bungkus rokoknya ditulis “Merokok = neraka” ato mungkin
“merokok dapat mengurangi pahala”. Jadi kalo mau ngrokok piker-pikir dulu men.
Pahala gua sedikit, ntar kalo gua ngrokok pahala gua bisa-bisa jadi minus.
Wkwkwkwk.
Ada asumsi dari
masyarakat kalo cowok yang merokok itu jantan. Kalo waktu pelajaran biologi
bolos ya kayak gini jadinya men. Merokok menjadikan kita jantan? Aduhh parah.
Justru rokok yang bikin kejantanan kita ilang men. Sadar dong men. Terus
sekarang itu juga banyak cewek yang ngrokok terus akhirnya mereka dibilang
keren, gaul. Waah tambah parah ni orang. Tetangga gua cewek juga ada yang
ngrokok men. Tapi usianya beda tipis sama umur negara kita ini. Artinya cewek
sekarang tu mau jadi embah-embah kita men. Apa cewek sekarang pada niru
embah-embah kita men? Waah embah kita jadi idola kawula muda men sekarang.
Wkwkwkw.
Kalo ngomongin
rokok itu isinya cuma rugi, rugi, dan rugin men. Kita rugi kesehatan, rugi
waktu, rugi uang. Kalo elu misalnya perhari habis rokok 1 bungkus aja men,
terus harga perbungkusnya misalnya 10 ribu aja. Kalo elu ngrokok selama 40
tahun berapa coba duit yang elu bakar men. Hasilnya 146 juta yang kamu bakar
men. Dengan duit sebanyak itu, berapa cabe-cabean yang nggak mau sama elu men?
Wkwkwkwk.
Terima kasih
@Khabib_Asrori